KPU RI Gelar Webinar Pengolahan dan Visualisasi Data untuk Penguatan Literasi Teknologi
Sragen, kab-sragen.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menyelenggarakan webinar bertema “Pengolahan, Analisa, dan Visualisasi Data” pada Jumat (31/10/2025) melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KPU dalam meningkatkan literasi teknologi dan kapasitas pengelolaan data di seluruh jajaran penyelenggara Pemilu.
Webinar dibuka oleh Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) KPU RI, Mashur Sampurna Jaya, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pola pikir berbasis data (data-driven mindset) sebagai landasan kerja yang lebih terarah, efisien, dan akuntabel. Menurutnya, pemahaman menyeluruh terhadap siklus data, mulai dari pengumpulan, pengolahan, hingga visualisasi, merupakan kunci dalam mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan berbasis bukti.
Sebagai narasumber utama, Ben Hughie Rezanda, Data Engineer dari PT Lion Super Indo, membagikan wawasan praktis mengenai pentingnya membangun budaya kerja berbasis data. Ia menegaskan bahwa data bukan sekadar angka, melainkan fondasi strategis yang harus dikelola dengan cermat agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Dalam analoginya, Benny menyebut data sebagai “nasi” dalam proses membuat “nasi goreng”, dimana kualitas bahan dasar akan menentukan hasil akhir yang lezat dan bernilai.
Lebih lanjut, Benny menguraikan empat elemen utama dalam pengolahan data yang efektif:
- Data: Harus berkualitas tinggi, lengkap, dan relevan sebagai bahan dasar analisis.
- Ide: Menentukan bagaimana data akan ditampilkan dan dianalisis sesuai kebutuhan.
- Teknologi: Pemanfaatan alat bantu seperti Excel, SQL, dan Power BI untuk mendukung proses teknis.
- Skill: Kemampuan individu dalam memahami, mengolah, dan menyajikan data secara tepat.
Webinar ini diikuti oleh peserta dari KPU provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, sebagai komitmen kelembagaan KPUpuntuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Penguatan kapasitas SDM dalam pengelolaan data diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan Pemilu yang semakin transparan, akurat, dan efisien.[A]