Berita Terkini

KPU Sragen Ikuti Coaching Clinic Implementasi Fitur Kinerja Harian e Kinerja BKN

Sragen, kab-sragen.kpu.go.id – KPU Kabupaten Sragen mengikuti Coaching Clinic Implementasi Fitur Kinerja Harian e‑Kinerja BKN yang diselenggarakan oleh KPU RI bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara daring, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh KPU Provinsi/KIP Aceh serta KPU/KIP Kabupaten/Kota se‑Indonesia.

Coaching Clinic tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan penerapan Fitur Kinerja Harian pada aplikasi e‑Kinerja BKN di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU. Implementasi fitur ini menjadi langkah penting dalam memastikan tata kelola kinerja ASN di KPU semakin terukur, akuntabel, dan selaras dengan kebijakan nasional manajemen ASN berbasis kinerja.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai KPU RI, Riki Arantes, menegaskan bahwa pengelolaan kinerja tidak berhenti pada pencatatan aktivitas semata. Ia menekankan bahwa siklus kinerja harus berjalan utuh—mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi—agar kontribusi pegawai terhadap organisasi dapat terlihat secara nyata.

Menurutnya, penerapan kinerja harian bukan hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi sarana untuk memastikan setiap pegawai memahami prioritas tugas dan mampu menunjukkan capaian yang relevan dengan tujuan organisasi.

Sesi berikutnya diisi oleh narasumber dari BKN, yaitu Hermawan Wahidin dan Rifki Juniarto, Analis Kebijakan Ahli Muda. Keduanya memberikan penjelasan mengenai fitur-fitur utama dalam aplikasi My ASN, mekanisme pelaporan kinerja harian, alur verifikasi atasan, serta integrasi antara e‑Kinerja dan sistem manajemen ASN lainnya.

Penjelasan tersebut membantu peserta memahami bagaimana Fitur Kinerja Harian bekerja dalam ekosistem My ASN, termasuk bagaimana setiap aktivitas pegawai akan tercatat, dinilai, dan diolah menjadi data kinerja yang lebih komprehensif.

Melalui penerapan e‑Kinerja, proses pencatatan aktivitas harian ASN diharapkan menjadi lebih aktual, transparan, terukur, dan terdokumentasi dengan baik. Sistem ini juga memberikan ruang bagi atasan untuk memantau perkembangan kinerja pegawai secara langsung, memberikan catatan perbaikan, serta memastikan kesesuaian antara tugas yang dilaporkan dengan uraian jabatan.

Dengan dukungan fitur digital tersebut, pengelolaan kinerja di lingkungan KPU diharapkan semakin efektif dan mampu mendorong budaya kerja yang produktif serta berorientasi pada hasil. [SDM]

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 127 kali
🔊 Putar Suara