Ngopi Asli - Dorong Modernisasi Kearsipan dan Inovasi Data Pemilu
Sragen, kab-sragen.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen mengikuti kegiatan diskusi daring bertajuk "Ngopi Asli" (Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik) pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah ini mengusung tema “Optimalisasi Kearsipan Modern: Langkah Tambahan Menuju Data Pemilu Berkualitas”.
Acara resmi dibuka oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Perencanaan dan Logistik, Basmar Perianto Amron, serta diikuti oleh jajaran dari 35 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Forum ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan wawasan, menyamakan persepsi, sekaligus berbagi good practice (praktik baik) dalam tata kelola arsip dan data pemilu.
Dalam arahannya, KPU Provinsi Jawa Tengah mengibaratkan pengelolaan arsip sebagai extra time dalam pertandingan sepak bola, fase krusial yang menentukan kualitas tata kelola. Seluruh satuan kerja didorong untuk melakukan alih media arsip secara konsisten, menjaga integritas dokumen fisik maupun digital, serta menerapkan alur kearsipan yang efektif untuk mencegah kebocoran data.
KPU Provinsi menegaskan bahwa arsip merupakan memori kolektif bangsa sekaligus basis data hukum yang sangat penting ketika menghadapi sengketa pemilu.
Dipandu oleh Sutomo (KPU Kabupaten Jepara) sebagai moderator, diskusi ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Ketua KPU Kabupaten Temanggung (Henri Sofyan Rais) dan Ketua KPU Kabupaten Demak (Siti Ulfaati).
KPU Kabupaten Temanggung membagikan pengalaman penggunaan sistem penyimpanan berbasis private cloud mandiri yang telah berjalan selama beberapa tahun. Inovasi ini terbukti efisien dalam memangkas penumpukan berkas fisik di gudang, mempermudah akses internal antar-subbagian dan komisioner, serta menjaga keamanan dokumen hasil pemilu/pilkada dari risiko kerusakan. Pemaparan juga mencakup prosedur alih media sesuai standar PKPU dan pedoman ANRI, penggunaan watermark, hingga tata cara pemusnahan arsip secara berkala.
Sementara itu KPU Kabupaten Demak memaparkan dua inovasi digital internal, yakni Si Pande (aplikasi penatausahaan naskah dinas) dan Demak Vote. Portal Demak Vote menyajikan data rekapitulasi perolehan suara hingga tingkat TPS secara visual, transparan, dan mudah diakses oleh publik, peserta pemilu, maupun instansi terkait. Menariknya, inovasi ini dibangun secara mandiri tanpa anggaran khusus (non-budgeter) dengan memanfaatkan potensi sumber daya internal secara optimal.
KPU Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas berbagai gagasan kreatif dari daerah. Seluruh KPU Kabupaten/Kota didorong untuk tidak ragu berinovasi dalam memberikan pelayanan data publik, selama informasi yang disajikan bersumber dari data murni yang sah serta dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui forum Ngopi Asli ini, diharapkan alih pengetahuan (transfer of knowledge) antar-daerah terus terjalin. Dengan demikian, pengelolaan arsip di seluruh Jawa Tengah menjadi semakin modern, akuntabel, dan mampu menunjang penyediaan data pemilu yang berkualitas. [KUL, ed: A]